PAKPAKBHARAT.NIHMEDAN.COM – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, akan memberikan penghargaan khusus kepada jajaran TNI, khususnya Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 906/Sanalenggam, dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata TNI dalam mendukung program pembangunan daerah, terutama di sektor ketahanan pangan.

Yonif TP 906/Sanalenggam mencatat sejarah baru dengan keberhasilan panen perdana jagung sebanyak 40 ton dari lahan seluas 6 hektare.
Capaian ini disebut luar biasa karena selama ini belum pernah ada panen perdana dengan hasil sebesar itu di wilayah Pakpak Bharat.
Komandan Kodim 0206/Dairi, Letkol Arm. Denni Andika Wardana, menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi bukti nyata peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan.
“Selama ini belum ada hasil panen perdana mencapai sebanyak itu. Ini adalah langkah maju bagi masyarakat Pakpak Bharat,” ujarnya.
Komandan Yonif TP 906/Sanalenggam, Letkol Inf. Rachmat Shaleh, S.H., M.Han, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah.
“Atas nama Keluarga Besar Yonif TP 906/Sanalenggam, kami bangga atas penghargaan yang diberikan. Panen perdana jagung 40 ton ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan,” katanya, Jumat (14/8/2026).
Ia menambahkan, kebersamaan dan dukungan yang terjalin selama ini akan terus ditingkatkan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pakpak Bharat.
Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 906/Sanalenggam memiliki tugas pokok melaksanakan operasi pertempuran darat sekaligus membantu pemerintah daerah dalam mempercepat program swasembada pangan.
Sejak berdiri, satuan ini aktif menjalankan berbagai kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Selain menjalankan fungsi pertahanan, Yonif TP 906 juga terlibat dalam penanganan bencana alam di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat dengan membantu masyarakat mengatasi kesulitan pasca bencana.
Tidak hanya itu, satuan ini berkontribusi besar dalam mendukung ketahanan pangan daerah melalui sejumlah program nyata.***






